Ini Dia 10 Marketplace NFT Indonesia dan Internasional yang Bisa Kamu Coba

Ini Dia 10 Marketplace NFT Indonesia dan Internasional yang Bisa Kamu Coba

Perdagangan NFT Indonesia saat ini semakin meriah karena diyakini menguntungkan untuk produk digital art. Memilih marketplace NFT merupakan salah satu hal terpenting saat memperdagangkan karya seni NFT. Pemilihan marketplace atau pasar NFT yang tepat akan berpengaruh pada potensi penjualan karyamu.

Meski sudah hadir cukup lama, popularitas nft Indonesia melonjak dengan kehadiran metaverse dan fenomena karya NFT Ghozali Everyday yang laku miliaran hanya dalam waktu singkat. Hal inilah yang akhirnya mendorong banyak orang membuat nft dan memperdagangkannya di marketplace.

Dikutip dari buku berjudul “Panduan NFT untuk Pemula 2033” karya Eagle Oseven, sederhananya non fungible token atau NFT adalah sertifikat unik yang berjalan di jaringan blockchain yang diterbitkan oleh pencipta aset.

Layaknya sertifikat, NFT tersusun dari metadata unik yang terlampir dalam bentuk token, sehingga hak ciptanya dan keaslian aset pada karya seni terjamin. Produk digital art ini tentu membutuhkan platform untuk berjalannya transaksi aset dalam jaringan blockchain maka terciptalah marketplace NFT.

Jika selama ini OpenSea dikenal sebagai nft marketplace global yang mendulang penjualan fantastis, ternyata masih banyak lo marketplace lainnya yang juga bisa jadi peluang. Berikut ini sejumlah marketplace NFT Indonesia dan internasional yang perlu kamu ketahui.

Daftar Marketplace NFT Internasional

OpenSea

Sejauh ini OpenSea merupakan pasar NFT Indonesia dan dunia yang terbesar berdasarkan volume perdagangan. Jaringannya dibangun di atas blockchain Ethereum, tetapi telah mengintegrasikan Polygon untuk mengurangi biaya gas.

Platform ini menawarkan lebih dari 700 proyek NFT, dengan lebih dari 80 juta NFT tersedia untuk diperdagangkan. Beban biaya pada OpenSea sebesar 2,5% untuk setiap penjualan yang dilakukan.

Baca juga:  Apakah Jual Beli Virtual Land Masih Menguntungkan?

Saat ini, OpenSea memiliki lebih dari 600.000 pengguna, dan pada tahun 2022 saja, tercatat total penjualan sebesar USD1 miliar, menurut data dari Dune Analytics. NFT paling populer berdasarkan volume perdagangan di OpenSea adalah Bored Apes, CryptoPunks, dan Doodles.

SuperRare

SuperRare adalah pasar NFT berbasis Ethereum yang bekerja dengan beberapa seniman NFT terpilih dan bereputasi baik. Dikenal sebagai pelopor seni digital eksklusif dengan tujuan melestarikan budaya koleksi seni digital.

Ada proses pemeriksaan dan persetujuan yang ketat sebelum karya seni digital terdaftar untuk dijual di sini. Platform ini membebankan biaya 15% kepada artis untuk penjualan utama mereka.

Nifty Gateway

Diluncurkan pertama kali pada tahun 2018, dan populer dalam penjualan game crypto seperti Crypto Kitties dan Gods Unchained. Marketplace ini dilengkapi layanan transaksi dengan kartu kredit.

Nifty Gateway berhasil menjual karya seni dari beberapa seniman paling populer di dunia, termasuk Grimes dan Beeple. Dalam salah satu penjualan NFT termahal, Beeple Crossroads NFT dijual seharga USD6,6 juta tahun lalu di Nifty Gateway.

Nifty Gateway memiliki kebijakan yang kuat tentang kreativitas dan hak cipta keaslian, yang mendorongnya untuk menerapkan beberapa proses verifikasi. Hanya pembuat konten terverifikasi yang diizinkan untuk mencetak dan mencantumkan NFT untuk diperjualbelikan demi mengurangi kemungkinan penipuan. Platform akan membebankan komisi 15% untuk penjualan NFT.

Rarible

Pasar NFT terdesentralisasi ini menawarkan akses pengguna ke berbagai macam NFT untuk diperdagangkan, dan didukung oleh tiga jaringan blockchain yang berbeda yaitu Ethereum, Flow, dan Tezos.

Sama seperti OpenSea, Rarible membebankan biaya transaksi 2,5%. Untuk jual beli di Rarible, kamu bisa menggunakan jenis wallet crypto seperti MetaMask, MyEtherWallet, atau Coinbase Wallet.

Baca juga:  Efek Sudoswap terhadap Likuiditas NFT: Akankah Mengubah Lanskap?

Marketplace Rarible telah memproses transaksi NFT senilai lebih dari $270 juta, dengan total basis pengguna lebih dari 1,6 juta.

Binance NFT Marketplace

Dibangun di jaringan Binance Smart Chain (BSC), pasar Binance NFT diluncurkan oleh pertukaran crypto terkemuka Binance. Tujuannya untuk menghubungkan artis, pencipta, penggemar crypto, dan kolektor untuk membuat dan memperdagangkan NFT.

Binance NFT Marketplace saat ini memiliki lebih dari 2,5 juta NFT yang tersedia untuk diperdagangkan. Salah satu yang menarik dan keunggulan marketplace Binance NFT adalah biaya transaksinya rendah dibandingkan dengan pasar NFT lain yaitu sebesar 1% pada semua penjualan NFT.

Ini Dia 10 Marketplace NFT Indonesia dan Internasional yang Bisa Kamu Coba

Daftar Marketplace NFT Indonesia

1. TokoMall

Salah satu pelopor marketplace NFT Indonesia yaitu TokoMall. Marketplace ini memiliki motto yang unik yaitu “Jembatan dunia digital dan dunia nyata”. Platformnya mendukung para artis, creator dan merek lokal untuk mengekspansi produk mereka secara global.

TokoMall merupakan upaya pengembangan utilitas Toko Token (TKO) yang berada di atas jaringan Binance Smart Chain (BSC). Tujuan utamanya yaitu dapat merealisasikan produk NFT untuk menebus barang fisik melalui mitra eksklusifnya.

2. Enevti

Marketplace yang dipimpin oleh Aldo Suhartono Putra sebagai CEO dan Bayu Wahyuadi sebagai COO, Enevti adalah pasar NFT Indonesia yang menawarkan layanan redeem NFT pada penggunanya. Hal ini menjadi lebih berharga lewat fungsi utilitas eksklusif untuk setiap pemegangnya.

Misalnya pemegang NFT dapat melakukan video call, dapat hadiah, hingga layanan eksklusif dari kreator NFT. Penggemar NFT di Enevti diberi akses untuk terhubung dengan influencer. Pembayarannya pun dilakukan dengan protokol pembiayaan pada kreator.

3. Baliola

Ada pula marketplace NFT Indonesia yang didirikan khusus menjual produk seniman Bali dengan mekanisme NFT pada umumnya. Platform tersebut bernama Baliola yang didirikan oleh kepeng.io cryptocurrency berbasis teknologi blockchain.

Baca juga:  Apa Itu NFT Monkey Bored Ape? Yuk, Kenalan!

Bahkan marketplace NFT Baliola juga langsung diinkubasi oleh Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) Denpasar. Baliola disebut sebagai salah satu cara menghargai karya-karya seniman dengan mewadahi seni dan mengapresiasinya lewat digital art NFT.

4. Kolektibel

Marketplace NFT Indonesia ini punya desain yang sederhana dan mudah diakses oleh masyarakat Indonesia sehingga penggunaannya lebih optimal untuk pemula. Kolektibel didukung dalam jaringan blockchain Vexanium.

Vexanium sendiri adalah satu-satunya public blockchain asli asal Indonesia di bawah entitas legal yaitu Yayasan Vexanium Teknologi Nusantara yang dibangun oleh Danny Baskara. Selain itu, jika kamu penggemar olahraga basket, pertimbangkan NFT marketplace ini.

Hal ini karena Kolektibel merupakan IBL (Indonesia Basketball League) NFT Marketplace yang menawarkan layanan platform berisi dokumentasi dari aksi-aksi terbaik para pemain basket IBL berlaga di lapangan saat kompetisi musim 2021.

Dokumentasi tersebut dikelola dan dijadikan merchandise berupa produk NFT IBL dengan keunikan dan karakteristik tersendiri.

5. Metaroid

Marketplace NFT Indonesia pertama dengan fitur media sosial, metaroid menjadi wadah untuk mengapresiasi karya digital yang terdesentralisasi sehingga menciptakan sebuah ekosistem digital yang efektif dan efisien.

Metaroid memberikan layanan untuk pengguna sebagai pencari karya digital, pencipta karya digital, berinteraksi dan bertransaksi karya digital tersebut. Beda dengan platform NFT lain, satu NFT yang dicetak di Metaroid akan dibuat menjadi sebuah folder yang terdiri dari seluruh dokumen lisensi beserta dengan karyanya.

Nah, jadi tak hanya marketplace NFT global saja yang bisa kamu gunakan untuk dagang karya seni digital. Sudah banyak pasar NFT Indonesia yang hadir menjadi wadah seniman lokal. Selamat mencoba!